<br /> <br />BANYUASIN, KOMPAS.TV - Ramai di media sosial, seorang anak di Banyuasin, Sumatera Selatan, dirantai oleh ayah kandung. <br /> <br />Pelaku yang diamankan oleh polisi mengaku kesal dengan tingkah laku anaknya. Video sengaja kami samarkan karena yang bersangkutan masih di bawah umur. <br /> <br />Video yang tengah ramai di media sosial ini memperlihatkan seorang anak berusia 7 tahun dirantai di bagian lehernya dan diikat di jendela. <br /> <br />Menurut informasi, peristiwa dugaan penganiayaan ini terjadi di Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, dan terungkap setelah masyarakat yang melihat melapor ke polisi. <br /> <br />Kapolsek Rambutan menerangkan, pelaku bernama Idham Alfarizi, yang tak lain merupakan ayah kandung dari anak tersebut. <br /> <br />Pelaku diamankan di rumahnya dengan sejumlah barang bukti berupa rantai dan gembok. <br /> <br />Pengakuan pelaku kepada polisi, ia tega melakukan hal itu karena kesal dengan tingkah laku anaknya yang terbilang hiperaktif. <br /> <br />Meski begitu, pelaku sementara belum ditahan dan masih wajib lapor sambil menunggu hasil visum korban. Dengan menggandeng lembaga terkait, polisi akan melakukan pemeriksaan psikologi, baik terhadap anak maupun ayahnya. <br /> <br />Baca Juga Update Polisi Buru Pelaku Pembunuhan Anak Perempuan di Mes Karyawan Lampung di https://www.kompas.tv/regional/601664/update-polisi-buru-pelaku-pembunuhan-anak-perempuan-di-mes-karyawan-lampung <br /> <br />#anak #anakdirantai #viral #banyuasin <br /> <br />Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/601708/full-perkembangan-kasus-ayah-tega-rantai-anaknya-polisi-anak-tergolong-pintar-iq-110